Sepertinya himpunan baru ini sedang bermasalah, jadi kita tunggu saja perkembangannya.
Ada kalanya jurnalistik dan fotografi dapat dipandang dari sudut yang sama sekali berbeda, namun ada pada saat yang berbeda keduanya tidak dapat dipisahkan.
OKe, karena sudah lama tidak menulis, mungkin dikarnakan saat liburan sangat banyak waktu kosong sehingga amat sayang jika tidak digunakan untuk bermain. Karna pada dasarnya saya tidak mendapatkan kesenangan dari menulis. Kalau anda bagaimana?
Yang satu ini memang sudah ada sejak dulu sih, tapi sekarang tambah parah.
Coba saja lihat, sekarang gak hanya anak muda yang ingin dikata eksis, cantik, gaul, dan lain-lainnya yang lain.
Tapi di kalangan setingkat di bawah manula pun makin marak terjadi di mana-mana.
Tak banyakkah kalian melihat wanita yang sudah sangat terlihat bahwa dia berumur, tetapi masih memakai pakaian yang biasa dipakai oleh anak mudah jaman sekarang. Contohnya, ibu-ibu (di sini ibu-ibu kita artikan sebagai setingkat di bawah manula) pake celana ketat yang biasa disebut legging. dan leggingnya ada yang pendek, ada yang 3/4, ada pula yang panjang. Apakah mereka pikir dengan begitu, aura masa muda dan kecantikan mereka kembali pada masa jaya, dan para lelaki naik birahinya. Apalagi yang pake legging 3/4 dan sangat terlihat kaki yang sudah lapuk di makan usia.
Lalu, dandanan muka yang aduhay menor, alis dicukur diganti dengan lukisan menyerupai alis yang tipis berbentuk (yang mereka pikir) indah. Make up yang melebihi ambang batas, yang membuat (mereka pikir) cantik.
Dan satu lagi yang terperhatikan oleh saya, rambut yang dicat dengan berbagai warna pilihan dan kesukaan mereka yang membuat mereka (pikir) nampak cantik sekali.
Aduh aduh, untuk ibu saya tidak seperti itu.
Mengapa mereka melakukan hal itu saya masih kurang paham.
Mengapa mereka tidak berlaku sewajarnya, yah saya tidak mendefinisikan wajar karna kodrat anda-anda pasti tahu wajar itu yang seperti apa. Kalau saja mereka berlaku wajar, sering kali jika saya lewat di depan mereka saya agak membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan kepada yang lebih tua. Tetapi sering kalau lewat di depan yang gak tau malu, saya nyelonong saja.
Mohon maaf kalau yang saya sorot di sini perempuan, karena perempuan sangat terlihat perhubahan dari zaman ke zamannya, dan karena saya lelaki.
Mohon maaf juga saya tidak mencantumkan gambar sebagai penegas dan bukti pendapat saya, karna saya belum mendapatkan gambar yang pas. Nanti kalau sudah saya temukan objek tersebut akan saya cantumkan di sini.
![]()
Ada hal yang mengganggu pikiran saya sekali lagi.
Sebuah fenomena yang terjadi di kalangan kawula muda, yah beberapa terjadi pada teman saya sendiri.
Yaitu menulis blog dengan menggunakan bahasa Inggris (kalo mau ngelucu bilang gini : lah kan nulisnya menggunakan leptop).
Di pikiran saya, saya kurang begitu paham. Mereka melakukan hal itu untuk suatu tujuan apa.
Apakah hal tersebut dilakukan untuk me-Universalkan blog mereka, atau ingin pamer kekuatan berbahasa inggris, atau biar dikata gaul nan eksis…..
- Saat malam lampunya menyala
- Biasa jadi tontonan
- Detail yang sangat diperhatikan
- GUNDAM
Waw, begitu seriusnya Jepang untuk suatu yang “tersier” ini. Dan begitu seriusnya Jepang membangun image “budaya baru”nya.
Indonesia serius ngapain ya?
Gw agak sedikit berpikir, kenapa wanita begitu cepat merubah mode ya?
Pertama, dulu pas jaman SD, belom banyak wanita yang berambut ikat buntut dengan poni yang miring ke samping, kanan maupun kiri. Lalu pas SMP banyak dan bahkan hampir melampaui angka 72%.
Lalu, sepertinya jaman SMP-SMA, para wanita masih banyak yang memakai celana jeans panjang. Namun belakangan ini yang saya tidak tahu kapan perubahan itu mulai terjadi, amat banyak wanita yang memakai celana pendek nyaris menyerupai celana dalam untuk pergi ke luar rumah, apapun acaranya.
Begitu cepat, begitu menggoda.
Ada apa dengan wanita?
Waw! Saya punya blog, yang katanya kalo punya blog jadi gaul.haha.
Tapi, gw agak bingung mau memfokuskan blog ini untuk menulis apa.
Apakah biar dikata eksis dan mahasiswa bangeeeet, saya harus menulis berita-berita seputar politik dan argumen-argumen saya tentangnya? Ato biar dikata anak gaul gw harus membahas tentang band-band indie jaman sekarang yang gak orang gak banyak tau tentang band tersebut? Atau apa?
Pilihan saya akan menentukan hidup saya, bukan hidup anda, wahai para pembaca.
Tulisan. Tulisan saya, mungkin tak akan berarti banyak untuk dunia, tetapi setidaknya ada tulisan permanen tentang ide maupun cerita saya yang bisa saya tempelkan di mata dunia.
Sebenarnya ini tulisan pertama saya, dan saya tidak begitu mengerti fitur-fitur yang ditawarkan oleh wordpress.com, tapi saya akan mencoba.
Mengapa saya pilih wordpress.com? Tak ada alasan yang signifikan, hanya membaca blgo seorang teman, dan di bawah tulisan terbawah ada tulisan “blog at wordpress.com” dan saya klik. Terjadilah.



