saya bukan lagi anak-anak, bukan juga remaja, bukan juga anak alay.

pada umur 20, sudah saatnya kata ‘dewasa’ mempengaruhi prilaku saya.

yah memang melihat ke belakang rasanya tidak ingin melakukan hal yang sama, tapi nyatanya, saya masih tidak bisa berlaku layaknya seorang lelaki yang keren.

suatu hari saya akan jadi ayah

mungkin orang berpikir orang hanya akan bergerak bila ada alasannya. seperti makan karena lapar atau minum karena haus.
tapi mungkin orang salah. ada hal, dan mungkin bagi saya banyak hal, yang dilakukan tanpa alasan. bahkan tanpa terpikir akan melakukannya.

ada. mungkin

mungkin jika ditanya soal prinsip hidup dan segala macam mengenai hal itu, sayalah orang yang paling tidak memiliki prinsip hidup.

“dia itu sukanya ini”
“dia itu gak suka yang kayak gini”

padahal tak ada yang tahu. padahal dia sendiri tak tahu apa yang membentuk dirinya. labil?alay? bukan, dia memang begitu. dia tak pasti.

sama halnya dengan kamu.

oh, jadi si itu tuh sodara lu? oh ternyata yang kerja di bagian itu tuh temen tk dulu?

ah oh ah oh

lalu dengan sombongnya berkata dunia itu sempit.

bukankan pikiran dan ruang gerak mereka yang berkata demikian itu adalah mereka sendiri yang menjadikannya sempit.

jika dunia itu sempit, satpam akan berjaga di depan hidungmu sendiri, tak lagi di pos satpam sempit di pojok lahan.

sampai umurmu habis dimakan waktu dan jika hal itu bisa dihindari dengan angan-angan teori relatifitas, kakimu pasti akan melewatkan banyak hamparan dunia untuk ditapaki.

bah

sesuai judul, saat ini adalah 12.5 jam sebelum dibukanya acara pasar seni itb 2010. dekorasi-dekorasi yang meriah membuat tak hanya panitia yang merasakan luapan kegembiraan dan menunggu datangnya pembukaan, namun hingga orang-orang yang telah mellihat sebagian kecil dekorasi yang belum selesai dibuatpun ikut merasakan luapan kegembiraan tersebut.

saya?

bukan karena saya membenci salah seorang panitia, atau membenci salah satu lembaga, tidak, saya tidak membenci apa-apa dan siapapun.

tapi ini seperti pada saat duduk dibangku sekolah dasar, saat pada jaman itu anak sd masih suka menonton serial power ranger.

pada saat itu perasaan yang ada adalah bosan. bosan? ya, bosan apabila sang jagoan menang dan semua hidup bahagia, saya lebih penasaran apa yang akan terjadi seandainya sang penjahat yang menang.

denga perasaan yang sama dengan saat itu, saya lebih berharap besok hujan lebat.

Saat kamu memakai jalan orang, namun berlagak seperti telah memilikinya dan menguasainya dalam waktu yang sangat lama. Hanya karna untuk sementara ini kamu memiliki pamor dan semua mata mengarah pada bungkus kadomu.

Dewasalah, kamu hanya sebagian kecil bahkan bukan apa-apa dari dunia. Semuanya telah ditentukan sebelum ini.

Saya menolak untuk dapat mengerti orang lain. Bahkan untuk sekedar percaya ada orang yang benar-benar mengerti orang lain.

Bahkan bila dia adalah teman terbaiknya, teman lamanya, teman barunya, atau ibu tiri yang tinggal jauh di luar negeri bersama suami yang adalah ayahnya, saya benar-benar percaya dia tidak bisa mengerti kamu sepenuhnya, bahkan sebagian kecilnya.

Manusia itu kompleks. Apa yang manusia lakukan, katakan, bahkan pikirkan tidak memiliki ketetapan khusus. Bila ada yang berkta “gw tau banget dia, dia tuh kalo diginiin bakal kayak gitu”, saya akan berpikir itu adalah omong kosong besar.

Bila di kampus-kampus sering disebarkan kuesioner yang dimaksudkan untuk mengetahui psikologis dari setiap mahasiswa yang mengisinya, sayapun peraya itu omong kosong. Siapa yang menjamin kertas itu diisi dengan jujur, bahkan diisi dengan malas dan asal selesai.

oh

saat merasa mau tolonglah, katakan memang mau.

terkadang, bahkan seringkali mengatakan yang tidak sebenarnya, bahkan sebaliknya. itu sangat mengganggu.

tetap saja, saya masih ingat

Sandra memang selalu tidak memperhatikan Eri sebagaimana sharusnya. Namun memang semuanya tidak bisa disalahkan karena Eri memang tidak melakukannya dengan sebagaimana seharusnya.

Eri senang bermain, bercanda, berpikir, dan segala hal lainnya selain serius.

Sandra tidak jelas apa maunya.

Yah suatu saat mereka akan bertemu.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.